Rabu, 16 Oktober 2013

LET'S TALK ABOUT WEBDIVER: KETIKA SAYAP DAN PETIR MENJADI GANAS (3)

Title di atas tidak bertujuan untuk mengikuti Bahasa Inggris ala V*cky.
Kelanjutan dari cerita kemaren.
Kento terbangun malam-malam untuk mencuci muka, tetapi tiba-tiba ia melihat ada setan perahu-perahu layar beterbangan. Pas Kento balik lagi, itu kapal udah gak tau entah kemana. Dicolong kali, ehehehe. Ternyata, yang Kento liat kemaren itu emang beneran, buktinya? Ada di Berita Pagi (Bukan L*put*n 6 ato Br*k*ng News). Dan pada hari itu segala sesuatu mulai terbang, gak cuma kapal. Tetapi juga pensil dan kursinya Kento, bahkan nyokapnya Kento juga kewalahan gara-gara alat masaknya terbang kesana sini. Bahkan mesin cucinya Aoi juga jadi punya sayap mengejar-ngejar Aoi untuk menyatakan cintanya (Mana ada sih mesin cuci yang cinta sama orang? Gila kali yak?), bahkan juga ada truk terbang yg nabrak Kento dan nyaris bikin Kento tewas. Untung aja gara-gara pulpen terbang, Kento jadi selamat. Langsung aja ngeliat ada kesempatan, Kento langsung Plug in ke Magical Gate dan pergi ke Sky Area. Dan di Sky Area mereka disambut oleh Griffion, dengan serangan-serangannya. Gladion pun gak ambil pusing dan berubah. Dan Gladion melancarkan serangan dengan Gran Blasertnya dan.... AHAY PEMIRSA! MELESET *Eh? Griffion juga ikutan berubah. Dia adalah robot Griffin. Griffion lalu menyerang dengan hujan pelurunya, yang membuat Gladion hampir ko'id alias sekarat. Tapi, berkat semangat Kento, Gladion langsung mangkit lagi dan mengalahkan Griffion, sekaligus membebaskan Mamoru, temennya Kaito.
Tapi tetep aja masalah belom selesai. Karena Gladion masih harus berhadapan dengan sahabatnya sendiri, Garyuun. Yak, dia menyerang Diverland dengan serangan petir yang menyamber semuanya. Dan celakanya lagi, itu petir hampir menyamber Aoi yang lagi bikin boneka. Boneka? Yup, Boneka buat Gladion :). Dan sesampainya di Magical Gate, Kento dan Gladion pergi ke Asurito (?) Area untuk melawan Garyuun. Dan di perjalanan itu Kento nunjukkin itu boneka ke Gladion. Sesampainya disana, seperti seorang sahabat yang lama gak ketemu, Gladion dan Garyuun masih sempet-sempetnya ngobrol sebelum bertarung. Hingga akhirnya saat bertarung, Garyuun melancarkan serangan petirnya, yang HAMPIR membuat Gladion mati sistem. Tetapi berkat semangatnya Galdion, mereka bisa bangkit dan mengeslash Garyuun, dan JEBRET! Slash pun terjadi, tetapi ternyata Garyuun bukan lawan biasa, karena ia masih terlalu kuat dengan slash itu....
(BERSAMBUNG)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar